blue ivy film mufasa the lion king

Blue Ivy Bergabung Sebagai Pengisi Suara di Film Mufasa: The Lion King

Banjarmasin, Sun FM Radio – Blue Ivy Carter bergabung menjadi pengisi suara di film Mufasa: The Lion King sebagai Kiara.

Proyek lanjutan pembuatan ulang fotorealistik tahun 2019 dari film asli The Lion King tahun 1994, Mufasa: The Lion King telah menunjuk Blue Ivy Carter untuk berperan sebagai Kiara.

Dia akan beradu karakter bersama ibunya, Beyoncé, yang akan mengulangi perannya sebagai Nala dalam film musikal mendatang. 

Duo ibu-anak ini akan bergabung dengan aktor-aktor lainnya yang kembali dari film sebelumnya.

Selain Donald Glover sebagai Simba, Seth Rogen dan Billy Eichner sebagai Timon dan Pumbaa, dan John Kani sebagai Rafiki, ada tambahan pemeran baru mencakup seperti Kelvin Harrison Jr., Mads Mikkelsen, dan Thandiwe Newton. 

Berita tentang casting Blue Ivy sebagai Kiara bertepatan dengan peluncuran trailer pertama film tersebut (29/4/2024).

“Mufasa: Raja Singa meminta Rafiki untuk menyampaikan legenda Mufasa kepada anak singa muda Kiara, putri Simba dan Nala, dengan Timon dan Pumbaa meminjamkan schtick khas mereka,” demikian bunyi deskripsi trailer tersebut.

“Diceritakan dalam kilas balik, kisah ini memperkenalkan Mufasa sebagai anak yatim piatu, tersesat dan sendirian.

Hingga dia bertemu dengan seekor singa simpatik bernama Taka yaitu pewaris garis keturunan bangsawan," tulisnya. 

"Pertemuan kebetulan ini mengawali perjalanan besar sekelompok orang aneh yang mencari takdir mereka.  Ikatan mereka akan diuji saat mereka bekerja sama untuk menghindari musuh yang mengancam dan mematikan.”

film indonesia di feff 2024

6 Film Indonesia Akan Diputar di Udine Far East Film Festival 2024

Banjarmasin, Sun FM Radio – Enam film Indonesia akan diputar di Udine Far East Film Festival (FEFF) 2024. Far East Film Festival adalah festival genre terbesar yang memutar film-film dari Asia dan Eropa. 

Pada penyelenggaraan ke-26 ini, FEFF akan menggelar Indonesian Cinema Night untuk merayakan film-film Indonesia.

BACA JUGA: Bandara Syamsudin Noor Tak Lagi Berstatus Internasional

Ada enam film yang akan diputar selama 24 April hingga 3 Mei 2024. Enam film itu terbagi menjadi tiga film baru dan tiga film klasik untuk program Retrospective.

Berikut judul-judul film Indonyang akan tayang di FEFF 2024.

1. 13 Bom di Jakarta

13 Bom di Jakarta adalah film laga yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko. Ceritanya sendiri membahas sekelompok teroris yang mengancam akan meledakkan 13 bom di Jakarta. Badan Kontra Terorisme Indonesia harus bergerak cepat untuk mengusut teror tersebut.

2. Kereta Berdarah

Kereta Berdarah merupakan film horor terbaru dari sutradara Rizal Mantovani. Ketegangan dalam film ini dibangun lewat cerita sekelompok manusia yang terjebak dalam kereta menuju sebuah resort Sangkara. Satu per satu penumpang di kereta itu mati sehingga menimbulkan kepanikan. Di sisi lain, fakta demi fakta menarik mulai terungkap dari perjalanan mematikan tersebut.

3. Ali Topan

Ali Topan mengangkat cerita anak remaja yang hidup di jalanan karena keluarganya hancur. Ali Topan mengangkat cerita anak remaja yang hidup di jalanan karena keluarganya hancur.

4. Kuldesak

Kuldesak adalah film ansambel drama komedi hitam Indonesia yang dirilis pada tahun 1998. 

5. Surat untuk Bidadari

Surat untuk Bidadari adalah film karya sutradara Garin Nugroho yang dirilis tahun 1994. Film ini bercerita tentang Lewa, seorang anak yang selalu menulis dan mengirim surat kepada malaikat. Lewa kebingungan ketika surat-suratnya tak pernah mendapatkan jawaban. Kekecewaan terhadap hidup dan harapan akan jawaban dari malaikat menjadi topik utama dalam film ini.

6. Tjoet Nja' Dhien

Film ini mengangkat cerita dari pahlawan perempuan dari Aceh yang dikenal sebagai Cut Nyak Dhien. Fokus utama cerita perjalanan Cut Nyak Dhien dengan latar waktu enam tahun setelah kematian suaminya, Teuku Umar, dan penangkapan oleh tentara Belanda. Tjoet Nja' Dhien dibintangi Christine Hakim, Rudy Wowor, Slamet Rahardjo dan Piet Burnama. Film ini diputar di Visionario pada 29 April 2024 pukul 18.20 waktu setempat.




 

 

film the Architecture of Love

Film The Architecture of Love Akan Tayang di Bioskop Pada 30 April 2024

Banjarmasin, Sun FM Radio – Film The Architecture of Love (TAOL) karya sutradara Teddy Soeriaatmadja akan tayang di bioskop pada 30 April 2024. 

Film ini merupakan film adaptasi dari novel laris karya Ika Natassa dengan judul yang sama. 

Sutradara Teddy Soeriaatmadja mengaku senang dipercaya membesut film ini. Dia juga berharap masyarakat bisa menyukai dan menikmati TAOL.

BACA JUGA: RM BTS Akan Rilis Album Baru Pada 24 Mei 2024

“Sekarang sayang happy buat film ini. Mudah-mudahan suka dengan film ini,” kata Teddy dalam jumpa pers film TAOL di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2024).

Sementara itu, Chand Parwez selaku produser mengatakan, film TAOL akan membahas tentang cinta yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Kita kerjakan dengan kecintaan, karya yang sangat related dengan kita semua. Kita pasti pernah ada di posisi di film ini,” ungkap Chand Parwez.

“Untuk sembuh kita harus berani mencintai, karena mencintai menyenangkan. Film ini memberikan vibes positif dan kebahagiaan dan disaksikan di bioskop,” tambah Chand Parwez.

Film The Architecture of Love atau TAOL mengisahkan seorang penulis novel best seller bernama Raia.

Rumah tangga Raia yang awalnya bahagia berakhir tidak menyenangkan. Untuk melupakan masa lalunya, dia memutuskan terbang ke New York mengejar inspirasi.

Di New York Raia dipertemukan dengan River, seorang arsitek yang misterius. Perjumpaan itu menjadi awal pertemanan "rahasia" di antara keduanya.

Mereka bisa saling menyembuhkan tapi bisa juga saling melukai.

Film ini dibintangi oleh Nicholas Saputra, Putri Marino, Jerome Kurnia, Jihane Almira, Omar Daniel, Arifin Putra dan masih banyak lagi.


film dokumenter raisa

Film Dokumenter Raisa, Harta Tahta Raisa Akan Tayang 6 Juni 2024

Banjarmasin, Sun FM Radio – Film dokumenter Harta Tahta Raisa karya sutradara Soleh Solihun akan ditayangkan pada Kamis, 6 Juni 2024, di bioskop seluruh Indonesia.

Pemilihan tanggal tayang tersebut disengaja karena tanggal 6 Juni bertepatan dengan hari ulang tahun Raisa yang ke-34 tahun.

“Film (Harta Tahta Raisa) ini akan tayang 6 Juni yang mana kita tahu bertepatan ulang tahun Raisa,” ujar produser film, Dipa Andika di Senayan, Jakarta Pusat, Selasa.

BACA JUGA: NewJeans Akan Tetap Comeback Sesuai Jadwal Ditengah Keributan ADOR-HYBE

Dipa mengatakan, film yang diinisiasi sejak tahun 2019 ini mulai dikerjakan tahun 2022 hingga berlangsung satu setengah tahun produksinya.

“Standar keberhasilan kita sudah berjalan 1,5 tahun. Ternyata bikin dokumenter susah ya. Ya lumayan. Ini dokumenter ini harus natural,” ucap Dipa.

“Enggak siapkan talent, ini bukan skrip, data-data teknis, tanya-tanya ini. Kita menikmati lah sedikit demi sedikit,” lanjut Dipa.

Dipa juga mempercayakan Soleh Solihun untuk menjadi sutradara film dokumenter ini yang punya background sebagai jurnalis musik.

Soleh percaya diri menggarap film dokumenter Harta Tahta Raisa ini karena melihat langsung perjalanan karier istri Hamish Daud tersebut.

“Gue tidak mau menggarap yang tidak bagus, karena gue ngikutin Raisa ketika Boim (CEO Juni Records) wartawan Hai, dia ngundang gue dia lagi mau manajerin penyanyi baru (itu Raisa). Akhirnya kayak ‘ayo deh Dip gue garap’, dunia yang gue geluti. Dunia film sama dunia musik,” ucap Soleh.

Sementara itu, film dokumenter Harta Tahta Raisa ini akan mendokumentasikan perjalanan karier Raisa dengan menghadirkan orang-orang yang menjadi sistem pendukungnya. Mulai dari sang manajer dan CEO Juni Records, Adryanto Pratoni (Adry Boim), orangtua Raisa, dan orang-orang yang bekerja dekat Raisa.

jumlah penonton film siksa kubur

Film Siksa Kubur Capai 3 Juta Penonton dalam Kurun Waktu 11 Hari

Banjarmasin, Sun FM Radio – Film horor religi Siksa Kubur berhasil mencapai 3 juta penonton di hari ke-11 tayang. Berita ini diumumkan langsung oleh Come and See Pictures selaku rumah produksi. 

Film Siksa Kubur karya Joko Anwar tersebut mendapatkan 3.007.911 penonton. 

"3.007.911 penonton sudah percaya siksa kubur sampai dengan hari ke-11," tulis akun resmi Instagram @comeandseepictures, Senin (22/4).

BACA JUGA: Kahitna Remake Sejauh Dua Benua

Capaian itu menjadikan Siksa Kubur film kedua di 2024 yang berhasil mendapat 3 juta penonton. Film itu mengikuti jejak Agak Laen yang lebih dulu menembus 3 juta, sebelum akhirnya mencetak 9 juta penonton.

Perolehan 3 juta penonton itu melanjutkan tren positif Siksa Kubur di bioskop sejak mendapat 2 juta penonton pada Rabu (17/4). Film itu mendapat 2,5 juta penonton pada Sabtu (20/4), kemudian bertambah lagi menjadi 2,7 juta pada Minggu (21/4).

Pertambahan jumlah penonton film Siksa Kubur akan terus meningkat mengingat film ini masih tayang di seluruh bioskop Indonesia.

Sementara itu, film Siksa Kubur tayang pertama kali di layar Indonesia pada 11 April 2024.