dprd banjarmasin

DPRD Banjarmasin Evaluasi Tata Kelola Sampah Agar Wujudkan Banjarmasin Bersih

Banjarmasin, Sun FM Radio – Untuk mewujudkan Banjarmasin bersih, DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan mengevaluasi tata kelola sampah yang selama ini dilakukan oleh pemerintah kota.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Afrizaldi di Banjarmasin, Kamis, menyampaikan, komisi telah memanggil Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin terkait evaluasi tata kelola persampahan saat ini.

Karena ini berkaitan juga, lanjutnya, dengan mulai dilaksanakannya pembahasan rancangan APBD tahun 2024, di mana program penanganan sampah ini harus lebih baik lagi, hingga betul-betul mewujudkan Banjarmasin Baiman atau Barasih wan nyaman.
 
 
Lanjutnya, Afrizaldi menyatakan bahwa pengelolaan sampah di kota ini makin berat, terbukti pada tahun lalu penghargaan Piala Adipura lepas diraih, hanya meraih sertifikat Adipura, padahal sejak 2016 Kota Banjarmasin sudah meraih piala Adipura.
 
Untuk merebut kembali Piala Adipura tersebut tahun ini dan tahun akan datang, perlu diprogramkan lebih baik lagi penanganannya, tidak hanya terkait pengelolaan, namun juga membangun kesadaran masyarakat untuk ikut mengelola sampah rumah tangganya dengan baik.
 
"Karena permasalahannya di daerah kita ini tempat pembuangan sementara (TPS) sampah sangat minim, TPS yang ada over load, hingga harus ada gerakan besar untuk menyadarkan masyarakat mengelola sampah rumah tangganya," kata Afrizal.
 
Afrizal pun menyampaikan juga, bahwa pihaknya di DPRD juga mengevaluasi terkait rencana Pemkot Banjarmasin yang kesulitan untuk menambah tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) atau lebih dikenal TPS 3R  (Reduce, Reuse, Recycle) yang mengalami kesulitan.
 
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah di Banjarmasin, Kamis, mengakui, sulit untuk menambah TPS 3R di lingkungan masyarakat.
 
Menurut dia, meski di lingkungan perusahaan atau komplek perumahan ada lahan fasilitas umum, namun masyarakat banyak yang menolak jika dibangun TPS 3R.
mendag zulhas

TikTok Shop Resmi Ditutup, Mendag Zulhas Janji Akan Bantu TikTok Bantu Urus Surat Izin Baru

Banjarmasin, Sun FM Radio – TikTok Shop resmi ditutup oleh pemerintah. Penutupan ini dikarenakan usai pemerintah melarang praktik social commerce, seperti TikTok Shop, yang beroperasi dalam satu aplikasi. 

Terkait penutupan ini, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan akan membantu TikTok Shop jika ingin membuat e-commerce sendiri dan mengajukan izin pemerintah.

BACA JUGA: Surat Edaran Disdikbud Terkait Belum Terapkan Sistem PJJ Untuk Jenjang SMA

Sebelumnya, pelarangan TikTok Shop Cs tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha Dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik yang resmi diundangkan 26 September 2023.

"Kami sudah sampaikan terima kasih kepada TikTok. Saya juga sudah terima suratnya, TikTok akan ikuti aturan pemerintah," tegasnya usai mengunjungi ITC Mangga Dua, Jakarta Utara, Rabu (4/10).

Selanjutnya, Ia juga membantah pernyataan mengenai pemerintah yang dituding melarang seluruh operasional TikTok, apalagi diklaim antiasing. Menurutnya, apa yang dilakukan negara adalah mengatur social commerce yang dianggap membunuh usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tanah air.


sistem pjj sma kalsel

Surat Edaran Disdikbud Terkait Belum Terapkan Sistem PJJ Untuk Jenjang SMA

Banjarmasin, Sun FM Radio – Sistem Pembelajaran Jarak jauh (PJJ) belum diterapkan di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat di Kalimantan Selatan (Kalsel). Belum diterapkannya sistem PJJ karena Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel pada Surat Edaran (SE) nomor 400.3/218/DISDIKBUD/2023 dalam merespons kondisi kabut asap.

“Kami sudah ada membuat edaran ke sekolah mengenai kabut asap ini. SE 400.3/218/Disdikbud/2023 masih berlaku,” ucap Kabid Pembinaan SMA Daryatno Ngateno, Selasa (3/10).

Isi surat tersebut, Kepala Disdikbud Kalsel Muhammadun memerintahkan kepala satuan pendidikan SMA, SMK, dan pendidikan khusus di Banua untuk memakai masker. Perintah tersebut wajib dilaksanakan bagi satuan pendidikan yang lokasinya berada di daerah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

BACA JUGA: TikTok Shop Resmi Ditutup, Mendag Zulhas Janji Akan Bantu TikTok Bantu Urus Surat Izin Baru

“Satuan pendidikan agar dapat memberdayakan usaha kesehatan sekolah (UKS) untuk menyediakan masker, obat-obatan, maupun perlengkapan atau pertolongan pada kejadian yang diakibatkan karhutla,” ujar Madun.

Tak hanya itu, Madun juga meminta satuan pendidikan terdampak karhutla agar melakukan upaya pengisolasian ruang kelas dari asap. Bisa menggunakan alat penyaring udara dan sejenisnya. “Sehingga memenuhi persyaratan kesehatan dan keselamatan,” katanya.

Lebih lanjutnya, Madun meminta kegiatan pembelajaran di luar kelas untuk dikurangi. Bahkan, kalau perlu ditiadakan untuk sementara waktu. Utamanya bila cuaca sedang kabut pekat.

Para guru dan tenaga kependidikan juga diperintahkan membantu melakukan pemadaman bila ada titik api di hutan atau lahan sekitar lingkungan sekolah.



BNPB Bantah Asap Karhutla Sampai Ke Negara Tetangga

BNPB Bantah Asap Karhutla Sampai Ke Negara Tetangga

Banjarmasin, Sun FM Radio – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan bahwa kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di enam provinsi di Indonesia tidak sampai ke negara tetangga. 

 

Hal ini dinyatakan oleh Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan ada enam provinsi prioritas karhutla yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

 

"Memang ada eskalasi waktu tanggal 27, 28, 29 (September) tapi kita pastikan yang namanya asap lintas batas sampai ke negeri tetangga itu belum ada," kata pria yang akrab disapa Aam dalam Disaster Briefing secara daring, Senin (2/10).

 

Aam menyampaikan informasi itu didapatkan BNPB dari laman yang bisa diakses bersama-sama oleh negara ASEAN.

 

"Jadi sebagai fungsi kontrol juga kita sama-sama pegang data, sehingga opini-opini yang keluar mungkin kita bisa meluruskan berdasarkan data yang ada," ujarnya.

 

Aam menyebut BNPB telah menyiapkan sebanyak 35 helikopter yang terdiri dari 22 helikopter water bombing dan 13 helikopter patroli di enam provinsi prioritas karhutla sebagai upaya penanganan.

 

Tak hanya itu, BNPB juga berencana melakukan teknik modifikasi cuaca (TMC) jika Satgas darat yang telah didukung helikopter water bombing mengalami kendala dalam pengendalian Karhutla.

 

Sebelumnya, Direktur Jenderal Departemen Meteorologi Malaysia Muhammad Helmi Abdullah mengatakan citra satelit Pusat Meteorologi Khusus ASEAN mendeteksi 119 titik panas di Kalimantan dan 121 titik panas di Sumatra pada Minggu (1/9).

 

Selain Malaysia, kekhawatiran soal kabut asap juga dirasakan oleh tetangga Indonesia lainnya yakni Singapura.

 

Pemerintah Singapura mewanti-wanti warganya mengenai kemungkinan menghadapi polusi udara yang memburuk menyusul peningkatan titik api kebakaran hutan dan lahan yang terdeteksi di Sumatera dalam beberapa hari terakhir.

BNPB dan BPBD Kalsel Tabur 6 Ton Garam ke Awan Untuk Mancing Hujan

BNPB dan BPBD Kalsel Tabur 6 Ton Garam ke Awan Untuk Mancing Hujan

Banjarmasin, Sun FM Radio – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel mendata sekitar hampir dua ribu titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga 30 September 2023. Untuk angka tepatnya ada 1.993 titik api.

 

Sekitar 579 titik api terdapat di Kabupaten Tanah Laut. Selanjutnya, 460 titik api ada di Kabupaten Banjar dan 408 titik api di Kota Banjarbaru.

 

“Dari patroli udara yang dilakukan pemantauan (baru-baru tadi, red), hanya Kota Banjarmasin yang tak ada titik api karhutla,” terang Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan dari BPBD Kalsel, Bambang Dedi Mulyadi, kemarin (1/10).

Jumlah titik api ini mengalami peningkatan drastis dibandingkan pada bulan lalu. Sampai akhir Agustus lalu, titik api sebanyak 793 titik. Penambahan titik api bulan ini artinya lebih dari 100 persen.

Sementara, jumlah luasan karhutla di Kalsel sampai akhir September tadi sudah mencapai 20.955,07 hektare. Jumlah ini pun mengalami peningkatan drastis. Bulan lalu luasan karhutla masih 2.198 hektare.

Besarnya luasan daerah Karhutla diperparah dengan tidak turunnya hujan. Hal ini membuat BNPB dan BPBD Kalsel di Kota Banjarbaru membuat upaya Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).  Namun, upaya ini belum membuahkan hasil. Padahal upaya memancing hujan buatan dengan menabur garam ke awan ini sudah dilakukan sejak 23 hingga 28 September lalu. Adapun jumlah garam yang ditabur adalah 6 ton.