Turnamen Piala AFF Dilonggarkan dan Dapat Dihadiri 70 Persen Penonton

Turnamen Piala AFF Dilonggarkan dan Dapat Dihadiri 70 Persen Penonton

Banjarmasin, SUN FM Radio – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan bahwa pertandingan Piala AFF  2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta dapat dihadiri oleh 70 persen  penonton dari kapasitas stadion. Hal tersebut diungkapkan setelah dia mengecek kondisi sekitar stadion.

Sigit menuturkan bahwa izin 70 persen penonton ini diberikan setelah pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta PSSI mengajukan permohonan izin pada pihak kepolisian. Pengkondisian ini menurut Sigit juga untuk mempersiapkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20.

Jika 70 persen penonton ini berhasil, maka akan dilanjut dengan 100 persen. "Ini juga untuk menyongsong mempersiapkan kompetisi yang lebih baik, kita akan menghadapi tuan rumah U20 sehingga semua harus siap," ucap Sigit.

Timnas Indonesia akan menjalani laga pembuka di Piala AFF 2022 dengan menjamu Kamboja pada Jumat, 23 Desember. Laga ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, mulai 16.30 WIB.

(sumber: tempo.co)

Polres Banjarbaru Siapkan ETLE Mobile Terapkan Tilang Elektronik

Polres Banjarbaru Siapkan ETLE Mobile Terapkan Tilang Elektronik

Banjarmasin, SUN FM Radio – Sejak November 2022 sesuai instruksi Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, tindakan tilang manual sudah tidak lagi dilakukan oleh Satlantas Polres Banjarbaru.

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menerjemahkan instruksi itu dengan memaksimalkan penindakan pelanggar lalu lintas melalui sistem tilang elektronik atau electronic law enforcement (E-TLE).

E-TLE sendiri terbagi menjadi dua, yakni E-TLE statis dan E-TLE mobile.

E-TLE statis ditempatkan pada titik strategis tertentu seperti lampu lalu lintas atau persimpangan jalan sedangkan E-TLE mobile berupa kamera yang disematkan pada seragam atau kendaraan petugas kepolisian.

Banjarbaru sendiri saat ini masih belum memiliki E-TLE statis, sehingga lebih mengedepankan kegiat preemtif dan preventif dalam bentuk edukasi maupun teguran.

Namun dalam waktu dekat, Satlantas Polres Banjarbaru akan mendapatkan bantuan peralatan pendukung untuk pelaksanaan E-TLE mobile.

Agar E-TLE mobile bisa secepatnya dilaksanakan di Banjarbaru, Satlantas Polres Banjarbaru sudah mulai melakukan sejumlah persiapan.

(sumber: tribunnews.com)

China Diprediksi Alami Lebih dari 1 Juta Kematian Akibat Covid-19 pada 2023

China Diprediksi Alami Lebih dari 1 Juta Kematian Akibat Covid-19 pada 2023

Banjarmasin, SUN FM Radio –Sempat heboh dengan aksi demonstrasi yang dilakukan warga China akibat kembalinya pemberlakuan pembatasan Covid-19. Melihat aksi ketidaksetujuan rakyat menyebar hingga menyita perhatian public di seluruh dunia, akhirnya pemerintah mencabut pembatasan COVID-19 yang ketat tersebut.

Pencabutan pembatasan Covid-19 dapat mengakibatkan ledakan kasus dan lebih dari satu juta kematian hingga tahun 2023, menurut proyeksi baru dari Institute of Health Metrics and Evaluation (IHME) yang berbasis di Amerika Serikat (AS).

Menurut proyeksi kelompok tersebut, kasus di China akan mencapai puncaknya sekira 1 April 2023, ketika kematian akan mencapai 322.000. Sekira sepertiga populasi China akan terinfeksi pada saat itu, kata Direktur IHME Christopher Murray.

Otoritas kesehatan nasional China belum melaporkan kematian COVID resmi sejak pencabutan pembatasan COVID. Kematian resmi terakhir dilaporkan pada 3 Desember.

Total kematian akibat pandemi mencapai 5.235.

China mencabut beberapa pembatasan COVID terberat di dunia pada Desember setelah protes publik yang belum pernah terjadi sebelumnya dan sekarang mengalami lonjakan infeksi, dengan kekhawatiran COVID dapat melanda 1,4 miliar populasinya selama liburan Tahun Baru Imlek bulan depan.

(Sumber: okezone.com)

Hati-Hati! Kendaraan Kamu jadi Kendaraan Bodong Jika STNK Mati 2 Tahun

Hati-Hati! Kendaraan Kamu jadi Kendaraan Bodong Jika STNK Mati 2 Tahun

Banjarmasin, SUN FM Radio – Coba kamu cek deh surat keterangan motor kamu, sun people! Jangan sampai deh kendaraan kamu tiba-tiba dengan status bodong.

Berdasarkan dari informasi yang diperoleh bahwa STNK mati dua  tahun berturut-turut akan diblokir mulai 2023. Ini merupakan implementasi aturan lama yang sejak 13 tahun lalu belum diterapkan.

Aturan penghapusan data kendaraan setelah STNK dibiarkan mati dua tahun sebenarnya sudah ada sejak 2009. Ketentuan tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Disebutkan pada aturan itu kepolisian bisa menghapus data kendaraan dengan dua pertimbangan. Pertama, karena kendaraan rusak berat. Kedua, pemilik tak melakukan registrasi ulang maksimal dua tahun setelah masa berlaku STNK habis.

Bisa diartikan kendaraan yang diblokir statusnya akan menjadi bodong alias tak bisa dikendarai legal di jalan karena surat-suratnya tidak lagi berlaku.

(sumber: cnnindonesia.com)

DLH Banjarmasin Lemburkan Petugas Kebersihan di Momentum Nataru

DLH Banjarmasin Lemburkan Petugas Kebersihan di Momentum Nataru

Banjarmasin, SUN FM Radio – Dalam momentum Natal dan Tahun Baru ini, Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin memaksimalkan petugas kebersihan nih sun people!

Seperti diketahui momentum Nataru sudah tinggal hitungan hari, akan diiringi dengan banyaknya aktivitas di masyarakat.

Hal ini pun menimbulkan potensi meningkatnya volume sampah, termasuk juga lokasi-lokasi terjadinya tumpukan sampah. DLH Banjarmasin sudah mengambil ancang-ancang untuk menyiagakan petugas kebersihannya pada momentum Nataru.

"Jelang Nataru bukan tidak mungkin ada peningkatan sampah, misalnya bungkus makanan, bekas petasan dan lain sebagainya. Makanya petugas kebersihan akan lebih ekstra," ujar Kepala DLH Banjarmasin, Alive Yoesfah Love, Senin waktu yang lalu.

Alive menambahkan jam kerja para petugas kebersihan pun akan ditambah alias lembu.

"Akan kami lemburkan, karena di luar jam kerja mereka biasanya," jelasnya.

Petugas kebersihan yang akan disiagakan akan disebar di berbagai titik.

"Terutama yang biasanya menjadi lokasi terkonsentrasinya masyarakat. Misalnya di siring dan sebagainya. Dan jumlahnya bervariasi, bisa saja satu titik sampai 10 petugas," pungkasnya.

Momentum Natal dan Tahun Baru nanti sun people sudah prepare untuk jalan kemana nih?

(sumber: tribunnews.com)