luas banjarbaru menyusut

Luas Banjarbaru Katanya Menyusut 7 Hektare, Kenapa?

Banjarmasin, SUN FM Radio – Perhitungan luas lokasi ternyata bisa menyusut ya, Sun People…

Luas wilayah Kota Banjarbaru menyusut. Sebelumnya, ibu kota Provinsi Kalsel ini memiliki luas 37.138 ha, kini menjadi 30.515 ha.

Berdasarkan kutipan sumber, Radar Banjarmasin, data ini tertera dalam Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang baru saja disahkan. Tepatnya di Bab II tentang Ruang Lingkup, Sun People.

BACA JUGA: Kunjungan Lebaran untuk Warga Binaan Kembali Dibuka

Fakta ini diungkap anggota Pansus VI DPRD Banjarbaru, Nurkhalis. Dijelaskannya, penyusutan ini terjadi karena adanya perubahan regulasi yang menjadi landasan hukum dalam penetapan luas wilayah, Sun People. Tepatnya setelah terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 51 Tahun 2020 tentang Batas Daerah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru. Disusul Permendagri Nomor Nomor 11 Tahun 2021 tentang Batas Daerah Kabupaten Tanah Laut dan Kota Banjarbaru.

Disampaikan juga, Nurkhalis melihat, perubahan itu akibat cara mengukur luas wilayah administrasi yang berbeda. “Entah waktu itu UU memakai metode perhitungan apa,” ujarnya kepada Radar Banjarmasin, Senin (24/4), waktu setempat.

Meski begitu, Sun People, Ia juga meminta masyarakat tak perlu khawatir dengan penyusutan ini. “Bukan karena pengurangan atau pergeseran patok tapal batas. Sekali lagi saya tekankan, ini hanya karena perbedaan cara mengukurnya saja,” tambahnya, masih dikutip dari sumber yang sama.

(sumber: radarbanjarmasin.com)

 
warga binaan kalsel

Kunjungan Lebaran untuk Warga Binaan Kembali Dibuka

Banjarmasin, SUN FM Radio – Kunjungan tatap muka setelah ditiadakan saat pandemi nih Sun People.

Kunjungan tatap muka untuk melepas rindu bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan kerabat dan keluarga di momentum Lebaran, kembali dilaksanakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalimantan Selatan (Kalsel) di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lapas dan Rutan dan LPKA, Sun People.

Kunjungan tatap muka yang sempat ditiadakan dan digantikan dengan kunjungan virtual dalam beberapa tahun terakhir dikarenakan kondisi pandemi Covid-19, menjadikan momentum Idul Fitri 1444 Hijriah kali ini semakin spesial bagi Keluarga yang dapat melepas rindu.

BACA JUGA: Tempe Terpilih Jadi Makanan Vegan Terenak Ke-4 di Dunia

Dilansir dari sumber, Tribunnews, Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel, Faisol Ali, menyampaikan, momentum bersilaturahmi dengan keluarga akhirnya dapat dirasakan juga oleh para warga binaan pada momentum lebaran tahun ini.

Setiap harinya dilakukan kunjungan melalui dua sesi yakni sesi pertama dari pukul 08.00-12.00 Wita dan sesi kedua dari pukul 13.00-17.00 Wita.

Untuk diketahui nih, Sun People, teknis kunjungan hanya diperkenankan bagi keluarga inti dan maksimal hanya tiga orang pengunjung saja.

(sumber: tribunnews.com)

 
parkir malioboro

Juru Parkir di Yogyakarta Boleh Naikkan Tarif Parkir Hingga 5 Kali Lipat

Banjarmasin, SUN FM Radio – Ditempat kamu ada yang lebih tinggi lagi dari Yogyakarta, Sun People?

Pihak Kepolisian Resor Kota Yogyakarta memperbolehkan juru parkir menaikkan tarif parkir saat libur Lebaran 2023. Diketahui, juru parkir di Yogyakarta boleh menaikkan tarif parkir sampai lima kali lipat dari harga biasa selama musim libur Lebaran, Sun People!

Menurut Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Saiful Anwar, kenaikan tarif parkir ini masih sesuai regulasi dan dimaksudkan untuk menghindari aksi memukul harga seenaknya saat momen ramai kunjungan.

Penjabat (Pj) Wali Kota Jogja, Sumadi, juga menyebut jika hal tersebut sesuai Perda dengan ketentuan yang harus dipenuhi, nih Sun People. 

BACA JUGA: Sopir Angkutan Umum Keluhkan Adanya Mudik Gratis Idul Fitri 2023

Namun, juga tetap ada aturan dimana bagi para juru parkir yang dikelola swasta maupun masyarakat, pada lahan parkirnya wajib dipasangi banner atau penanda tarif yang diberlakukan di tempat parkirnya. Bagi para juru parkir yang melanggar ketentuan, lanjut Sumadi, akan diberi sanksi tegas.

Langkah ini diambil oleh Pemkot Yogyakarta, Pemda DIY, bersama pihak swasta untuk mempersiapkan kedatangan para pengunjung selama libur Lebaran 2023. Dinas Perhubungan Provinsi DIY memprediksi 5,8 juta pemudik akan masuk ke wilayah DIY dan tidak seluruhnya murni untuk bersilaturahmi, melainkan ada yang berniat wisata.

(sumber: kumparan.com)

 
terminal km 6 Banjarmasin

Sopir Angkutan Umum Keluhkan Adanya Mudik Gratis Idul Fitri 2023

Banjarmasin, SUN FM Radio – Menjelang Idul Fitri 2023, pemerintah daerah di Kalimantan Selatan (Kalsel) ramai-ramai melaksanakan program mudik bareng secara gratis, ‘kan Sun People.

Pemudik difasilitasi pemda yang menyediakan angkutan. Mereka tidak perlu bayar karena gratis. Rupanya, hal itu dirasakan sopir angkutan umum di Terminal KM 6 Banjarmasin. Mereka pun mengeluhkan program mudik gratis tersebut yang dilaksanakan pemda.

Dipicu, hal itu dapat menurunkan pendapatan dari para sopir angkutan umum ini. Untuk diketahui, Sun People, Dikatakan bahwa sudah dalam beberapa hari jelang lebaran penumpang dirasa tidak ada bertambah bagi sejumlah. 

BACA JUGA: "Maharagu" untuk Kembalikan Fungsi Sungai di Banjarmasin

Juga disebutkan bahwa gambaran tarif untuk angkutan umum ialah dengan tarif Rp 60 ribu per orang untuk tujuan Kota Rantau Kabupaten Tapin dan tujuan Kota Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) kisaran Rp 90 ribu per orang.

Adapun harapan mereka, seharusnya pemerintah dapat memberikan mudik gratis kepada para sopir lokal yang ada terminal, Sun People. Adapun untuk pemberian mudik gratis ini ada berkisar 400 penumpang.

(sumber: tribunnews.com)

 
lomba maharagu 2023

"Maharagu" untuk Kembalikan Fungsi Sungai di Banjarmasin

Banjarmasin, SUN FM Radio – Kamu juga harus menjaga lingkungan Sungai, Sun People!

Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar lomba "Maharagu" sebagai upaya mengembalikan fungsi dan mengurangi kerusakan sungai pada 2023.

Kepala Bidang Tata Lingkungan Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Banjarmasin, Dwi Naniek di Banjarmsin, Senin, beberapa waktu yang lalu, menuturkan lomba Maharagu sungai pada 2023 mempertimbangkan 14 kriteria penilaian, salah satunya  setiap peserta lomba harus ikut memprogramkan 100 ribu "barasih bawah barumahan" (babasah) atau kolong rumah, Sun People.

Program Babasah merupakan hasil penelitian yang menyebutkan 290 sungai di Kota Banjarmasin sudah tercemar mikroplastik, karena sebaran sampah plastik terutama di kolong rumah banyak yang menumpuk dan sulit terurai.

Diketahui, Banjarmasin sebagai kota berjuluk "Kota Seribu Sungai" itu merupakan wilayah rawa dengan hampir banyak bangunan rumah menggunakan sistem panggung dengan jumlah rumah sekitar 220 ribu unit.

Dengan sistem panggung maka terdapat kolong rumah yang bisa menjadi tempat tumpukan sampah yang dibuang masyarakat, ‘kan Sun People. 

(sumber: antarakalsel.com)