kota gaib Saranjana

Kota Gaib Saranjana Kotabaru Viral Lagi

Banjarmasin, SUN FM Radio – Sun People, kota Saranjana atau kota gaib Kembali viral nih!

Dikutip dari tribunnews, Ihwal Kota Gaib Saranjana di Kotabaru, Kalimantan Selatan kembali jadi sorotan.

Walaupun faktanya, kita tahu sudah ada beberapa artis seperti Ari Lasso, Ifan Seventeen dan Tantri Kotak pernah membagikan kisah dan pengalamannya ketika manggung di beberapa waktu yang sudah lewat.

Seperti yang telah diceritakan sebelumnya, Kota Gaib Saranjana merupakan sebuah tempat yang tak terlihat kasat mata. Keberadaan kota ini tidak ada dalam peta Indonesia maupun google maps, namun keberadaannya diyakinin berada tepat di selatan pulau, tepatnya di Desa oka-oka, Kecamatan Pulau Laut Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Bahkan baru-baru ini, viral penampakan kota jin itu melalui unggahan seorang dokter bernama Devi. Jagat maya belakangan dihebohkan dengan penampakan kota gaib saranjana tertangkap kamera bersama seorang dokter cantik di Kotabaru, Kalsel.

Akibatnya, foto dokter ini sontak viral lantaran tersebar luas di jejaring media sosial.  Terlebih, tampak dari kejauhan berjejer gedung mirip kota metropolitan.

Meski begitu, Devi mengaku belum percaya bahwa itu adalah penampakan kota gaib saranjana. Ia mengira itu hanyalah pantulan cahaya lampu semata. Terlebih, Devi sendiri besar dengan literatur ilmu kedokteran.

(sumber: tribunnews.com)

Surat himbauan lato-lato Banjarmasin

Larang Lato-lato di Sekolah, Kadisdik Banjarmasin Beri Penjelasan

SUN FM Radio – Kini Lauto-Lato dilarang untuk dibawa ke sekolah, Sun People!

Betapa viralnya permainan yang satu ini, sehingga cukup memakan perhatian public dan sektor Pendidikan ya.

Pelarangan untuk memainkan permainan lato-lato ini bersamaan dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan kota Banjarmasin.

Dinas Pendidikan kota Banjarmasin mengeluarkan surat edaran terkait pelarangan bermain lato-lato di lingkungan sekolah. Berbunyi instruksi agar Satuan Pendidikan untuk membuat edaran tertulis yang bersifat persuasif kepada peserta didik masing-masing untuk melarang mereka membawa alat permainan lato-lato ke sekolah.

Surat edaran ini ditujukan bagi pengawas pembina TK, SD, dan SMP baik negeri maupun Swasta di Banjarmasin dan juga kepada orangtua para peserta didik.

“Kami tidak melarang bermain lato-lato, namun menghimbau untuk tidak membawa ke sekolah, meski di Banjarmasin masih belum ada temuan dampak berbahaya permainan itu, tapi kita tetap harus waspada” jelas Nuryadi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.

Surat edaran ini, lanjut Nuryadi, dibuat sebagai antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan yang berkaitan dengan permainan lato-lato.

Hal ini juga berkenaan dengan banyaknya kejadian yang sudah menimpa anak-anak saat bermain lato-lato. Bahkan sebelum surat edaran dibagikan pun sudah ada laporan dari sekolah-sekolah yang memang melarang siswanya membawa mainan lato-lato dan memainkannya.

Menurut kamu tentang keputusan ini seperti apa Sun People?

(sumber: tribunnews.com)

Menparekraf Sandiaga Uno mengusulkan hari kejepit nasional menjadi hari libur nasional

Hari Kejepit 2023 Diusulkan Sandiaga Jadi Libur Nasional

Banjarmasin, SUN FM Radio – Siapa yang ga mau ada libur tambahan sih, Sun People.

Sedikit kabar baik, jika ini disetujui, maka kamu punya hari libur tambahan di tahun 2023 ini.

Usulan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, untuk mengubah hari kejepit di kalender tahun 2023 menjadi libur nasional menjadi perhatian publik belakangan ini.

Terdapat lima tanggal merah yang 'kejepit' pada tahun 2023.

Alasan Sandiaga memberi usulan itu karena dianggap dapat mendongkrak pariwisata nasional. Perubahan menjadi hari libur nasional diharapkan memicu pergerakan wisatawan nusantara.

Dia percaya wisatawan lokal akan memenuhi tempat-tempat wisata apabila hari kejepit diubah menjadi libur nasional. Tapi, untuk bisa mengubah itu butuh persetujuan berbagai kementerian dan lembaga berwenang.

Pada tahun 2023, total ada 24 hari libur yang ditetapkan pemerintah, di mana 16 hari di antaranya adalah hari libur nasional dan delapan hari lainnya merupakan cuti bersama.

Apabila usulan Menparekraf ini disetujui, maka masyarakat Indonesia akan mendapat lima hari libur nasional tambahan di kalender tahun 2023.

Tentunya, kita hanya menunggu kabar pasti yang baik ya, Sun People.

(sumber: cnnindonesia.com)

Pidato Jokowi terkait gugatan WTO ke RI soal nikel

RI Digugat ke WTO, Kata Jokowi Tidak Boleh Takut dan Mundur

Banjarmasin, SUN FM Radio – Indonesia juga dibutuhkan dunia lho, Sun People!

 Presiden Joko Widodo meyakini bahwa hilirisasi akan menjadi lompatan besar untuk Indonesia.

Saat ini, Indonesia sudah melakukan hilirisasi nikel dengan menghentikan ekspor bahan mentah tersebut ke luar negeri.

Meski digugat di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Presiden mendorong agar pemerintah Indonesia tetap berani menghadapi gugatan tersebut.

“Kita harus berani seperti itu, kita tidak boleh mundur, kita tidak boleh takut karena kekayaan alam itu ada di Indonesia. Ini kedaulatan kita dan kita ingin dinikmati oleh rakyat kita, dinikmati oleh masyarakat kita,” ujar Jokowi dalam sambutannya pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 PDI Perjuangan yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023), waktu setempat.

Hal ini juga dikaitkan dengan pernyataan Soekarna pada 1965 silam. Jokowi mengutip pernyataan Presiden RI pertama, Soekarno menegaskan, Indonesia harus mampu berdikari dan tidak menggantungkan diri kepada negara mana pun.

Oleh karenanya, dalam kesempatan saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Uni Eropa lalu, Jokowi menuturkan bahwa ia mendorong adanya kesetaraan dalam kemitraan antarnegara.

Sehingga tidak ada satu negara yang merasa lebih unggul daripada negara lain.

Setuju dengan pernyataan Jokowi, Sun People?

(sumber: kompas.com)

 
Chiki ngebul menyebabkan keracunan pada anak-anak

Keracunan Chiki Ngebul Buat Heboh, Dinkes Kalsel Turunkan Tim Surveilans

Banjarmasin, SUN FM Radio – Siapa yang suka jajan, salah satunya jajan Chiki Ngebul?

Terjadi kasus keracunan Chiki Ngebul, Sun People, tepatnya di provinsi Jawa Barat. Tidak hanya menjadi perhatian pemerintah pusat, hal ini juga menyita perhatian pemerintah daerah.

Menanggapi kasus ini, surat edaran dilayangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan.

Surat bernomor SR.01.07/111.5/67/2023 itu berisi perintah kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) provinsi dan kabupaten/kota, serta rumah sakit di Indonesia untuk melaporkan jika ada temuan kasus serupa.

Sementara itu, di Povinsi Kalimantan Selatan, Kadinkes Kalsel dr Diauddin memastikan tidak ada laporan kasus keracunan chiki ngebul di Bumi Lambung Mangkurat.

Setelah menerima surat Dirjen Pelayanan Kesehatan  itu,Diauddin mengaku langsung menerjunkan tim surveilans.

"Peninjauan ke lapangan dari tim surveilans sudah berjalan," katanya, Senin (9/1/2023).

Dokter Dia, sapaan akrabnya, memastikan sudah memberi intruksi kepada Dinkes kabupaten/kota yang ada di Kalsel, sesuai arahan Kemenkes.

Selain itu, Dia juga mengimbau para orangtua untuk lebih mengawasi jajanan anak-anaknya.

Kamu juga perhatikan jajanan adik atau orang terdekat kamu ya, Sun People.

(sumber: tribunnews.com)